Arosuka – Sekolah
Umum Berbasis Pesantren (SUBP) merupakan sekolah program pengintegrasian kurikulum pendidikan umum dan pendidikan pesantren. Tujuannya untuk mengedepankan muatan lokal
keislaman dan adat ke dalam kurikulum pendidikan sekolah, kata Kepala Dinas Pendidikan
Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Solok, Zulkisar, S.Pd.MM, dalam pertemuan pada
kunjungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Guest House.
Pertemuan
tersebut dihadiri oleh Kabag Kesra Kabupaten Solok, Asep Ajidin, Kabid SMP, SD,
Pora, Kasi Kurikulum SMP dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang diketuai
Oleh Kadis Pendidikan, Drs.H.Hadsa Masyhur, MM.
Kadis Dispora
menambahkan, keunggulan yang dimiliki mencakup pengembangan akhlak mulia dan
pembinaan kepribadian. Sedangkan, keunggulan yang dimiliki sekolah terletak
pada pengembangan mutu akademis.
Dikatakan Kadis,
siswa akan mendapatkan kompetensi sesuai dengan kurikulum Kemendikbud dan Kementerian
Agama. Yakni, pengembangan kompetensi kognitif, afektif, psikomotor, dan value
yang seimbang untuk bekal di dunia dan akhirat.
SUBP mengupaya
kan agar siswa memiliki kemampuan pendidikan umum dan pendidikan agama Islam.
Ia mengungkapkan, Sekolah Berbasis Pesantren (SUBP) yang diterapkan di
Kabupaten Solok adalah upaya untuk memadukan dua ke unggulan yang dimiliki
sekolah dan pesantren.
“Sistem sekolah
sebagai pendidikan formal memiliki fungsi sebagai wahana transformasi sosial
budaya. Sementara pesantren mempunyai keunggulan sendiri, misi pendidikannya
lebih banyak ditekankan pada aspek moralitas dan pembinaan kepribadian”
ujarnya.
Menurutnya,
ketika pesantren dan sekolah berjalan sendiri-sendiri ada potensi dan kekuatan
pendidikan yang tidak terpadukan. Secara umum, program SUBP bertujuan untuk
mengintegrasikan keunggulan sistem pendidikan di sekolah dengan keunggulan
sistem pendidikan di pesantren. Dawai.